Pabrik Kimia di Cilegon Banten Timbulkan Bau Menyengat: Setop Aktivitas Sementara

- Jurnalis

Senin, 22 Januari 2024 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

istimewa

istimewa

BANTEN | Bogorraya.co

Pabrik kimia yang dimiliki oleh PT Chandra di Cilegon, Banten, telah menghentikan sementara kegiatan operasionalnya setelah bau menyengat menyebar, menyebabkan warga sekitar mengalami gejala mual dan muntah. Penghentian operasional ini dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman.

Direktur Legal External Affairs & Circular Economy, Edi Rivai, menyatakan kepada wartawan di Cilegon pada Senin (22/1/2024), “Masih berhenti. Kita pastikan kesehatan, keselamatan untuk karyawan, masyarakat, dan kita semua.”

Edi menjelaskan bahwa bau menyengat terjadi akibat kegagalan produksi pada Sabtu (20/1) lalu. Sejak kejadian tersebut, perusahaan telah menyetop sementara kegiatan operasionalnya. Saat ini, perusahaan sedang melakukan investigasi untuk menemukan penyebab kegagalan alat produksi yang menyebabkan bau tersebut.

“Tadi seperti yang disampaikan, kita akan inspeksi semuanya dengan baik. Chandra Asri sudah 30 tahun dan berpartisipasi dalam pertumbuhan Indonesia. Jadi pasti kita akan lakukan yang terbaik dengan mulai melakukan pengecekan secara total di unit untuk memastikan semuanya aman,” katanya.

Baca Juga :  Komis B Panggil BUMD dan Dinas Terkait Lonjakan Harga Pangan

Terkait penanganan dampak yang ditimbulkan, Edi menyatakan bahwa perusahaan telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, dengan penanganan kesehatan warga yang terkena dampak sebagai prioritas.

“Dari Polda sudah dapat rekapan dari Puskesmas dan kita pantau dan obati, kondisinya baik-baik saja dan sudah pada pulang juga. Kemarin juga saya sudah visit ke yang masih ada pasien, alhamdulillah pada sehat,” ungkapnya.

Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, sebelumnya meminta agar pabrik kimia tersebut ditutup sementara hingga hasil laboratorium keluar. Dinas Lingkungan Hidup sedang memeriksa sampel limbah dari pabrik untuk mengetahui apakah sampel tersebut berbahaya atau tidak.

Baca Juga :  Raib !! 4 Ban Hilang Menjadi Target Pencurian di Ciawi

“Kami meminta kepada PT Chandra Asri untuk setop terlebih dahulu, kemudian diambil sampling agar bisa segera oleh Kabid LH dicek ke laboratorium apakah ini membahayakan atau tidak untuk masyarakat Kota Cilegon,” ujarnya. Helldy juga menekankan tanggung jawab perusahaan terhadap dampak yang ditimbulkan akibat pembakaran gas yang dibuang melalui cerobong. Selain itu, ia meminta perusahaan untuk bertanggung jawab dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum melakukan shutdown.

“Ke depan, kami minta agar supaya, apabila terjadi shutdown dan yang lainnya itu harus ada pemberitaan agar kita bisa sosialisasikan dan tim pemerintah dari puskesmas, BPBD, sudah turun bantu masyarakat,” tambahnya.(il/BDR)

Penulis : il

Berita Terkait

Aksi 3 Siswi SMA Rampok Rumah di Bogor, Gasak Uang Rp 13,8 Juta
Potensi Konflik Horizontal di Pilkada Bogor, Bawaslu: Kerawanan Lebih Tinggi dari Pemilu
Terjaring Razia di Bogor, Sejumlah Bus Kena Tilang karena KIR Mati
Lompat ke Sumur Sedalam 10 M, Pria ODGJ di Babakanmadang Bogor Tewas
Janji Selesai Cepat, Begini Penanganan Dampak Ledakan Gudang Amunisi Daerah di Bogor
Gagal Curi Motor Wisatawan Asal Tangerang, Maling Diamuk Massa di Ciawi
Pj. Bupati Bogor Lepas Keberangkatan 432 Calon Jemaah Haji Kloter 04 JKS Asal Kabupaten Bogor Menuju Tanah Suci
Pemprov Banten Tempatkan Pengelolaan Seluruh RKUD di Bank Banten
Berita ini 2 kali dibaca
Pabrik kimia yang dimiliki oleh PT Chandra di Cilegon, Banten, telah menghentikan sementara kegiatan operasionalnya setelah bau menyengat menyebar, menyebabkan warga sekitar mengalami gejala mual dan muntah. Penghentian operasional ini dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman.

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:52 WIB

Aksi 3 Siswi SMA Rampok Rumah di Bogor, Gasak Uang Rp 13,8 Juta

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:41 WIB

Terjaring Razia di Bogor, Sejumlah Bus Kena Tilang karena KIR Mati

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:34 WIB

Congkel Pintu Warung, Maling di Bogor Gasak Dagangan 3 Karung

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:19 WIB

Polisi Tangkap Pria Bogor Usai Aniaya Wanita gegara Utang

Senin, 13 Mei 2024 - 10:26 WIB

Gagal Curi Motor Wisatawan Asal Tangerang, Maling Diamuk Massa di Ciawi

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:20 WIB

Tragis, Pemotor Tewas Setelah Mengalami Kecelakaan Lalu di Tabrak Lagi Pemotor Lain

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:06 WIB

Viral! Seorang Pelajar Mengalami Pelecehan Seksual

Selasa, 7 Mei 2024 - 09:51 WIB

Pembunuhan Kakak Tiri di Medan Serahkan Diri ke Polres Bogor

Berita Terbaru

Kriminal

Congkel Pintu Warung, Maling di Bogor Gasak Dagangan 3 Karung

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:34 WIB