DPRD Minta KPK Dampingi Proses Pembebasan Lahan Waduk Kamal

- Jurnalis

Selasa, 26 Maret 2024 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption Banjir setinggi 50 sentimeter melanda kawasan depan Stasiun Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.(ist)

Caption Banjir setinggi 50 sentimeter melanda kawasan depan Stasiun Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.(ist)

Pemprov DKI sempat menganggarkan pembebasan lahan untuk pembangunan Waduk Kamal guna mengatasi banjir di wilayah Jakarta Barat. Kenyataannya, proyek tersebut tidak terealisasi.

JAKARTA | Bogorraya.co

Belum rampungnya pembangunan Waduk Kamal di Jakarta Barat guna mengatasi banjir di wilayah tersebut, selama ini lantaran terkendala pembebasan lahan.

“Terkait Jakbar, kita ada program membangun Waduk Kamal, tapi ada beberapa catatan yang pembebasan lahannya belum selesai akhirnya anggarannya tak terealisasikan itu tahun 2022,” kata Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Pada 2022, Pemprov DKI sempat menganggarkan pembebasan lahan untuk pembangunan Waduk Kamal guna mengatasi banjir di wilayah Jakarta Barat. Kenyataannya, proyek tersebut tidak terealisasi karena kendala di lapangan.

Karena itu, Ida mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kejaksaan mendampingi proses pembebasan lahan di lokasi tersebut.

Diharapkan dengan pendampingan tersebut, tidak timbul persoalan hukum di kemudian hari.

Baca Juga :  Golkar Klaim Penuhi Target

“Saya berharap ada pendampingan, jadi tidak ada masalah lahan yang dibeli di kemudian hari,” katanya.

Dia juga menyoroti banjir di kawasan Tegal Alur, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. Kondisi genangan tak kunjung surut dalam waktu 24 jam.

Karena itu, dia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera mengevaluasi penanganan banjir ketika cuaca ekstrem dengan menyiapkan lebih banyak waduk hingga polder.

“Ternyata, kita memang butuh tempat lain agar dibuat tampungan, polder, yang bisa membuat, kalaupun hujan terjadi sangat ekstrem tidak butuh waktu lama menangani genangan airnya,” ujarnya.

Dalam rapat kerja bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ida meminta agar dilaksanakan pembangunan penampungan air dalam APBD 2025.

Hingga kini Jakarta belum memiliki kolam tampungan yang memadai untuk mengatasi banjir akibat curah hujan tinggi.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebutkan ada beberapa konsep untuk penanggulangan banjir di Jakarta. Salah satunya membangun embung (waduk kecil).

Baca Juga :  Raffi Ahmad Bantah Atas Tudingan Pencucian Uang : Begini ujarnya"

Berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI berencana membangun 12 waduk, situ, embung dan empang di tahun 2024.

Delapan dari 12 perencanaan itu merupakan lanjutan dari pembangunan di tahun-tahun sebelumnya.

Adapun rinciannya, yakni Waduk Kampung Rawa Malang, Waduk Marunda (lanjutan), Waduk Kali Cipinang Kelurahan Dukuh (lanjutan), embung di Jalan Penganten Ali 3 (lanjutan) dan embung di Jalan H Dogol (lanjutan).

Waduk Kompleks Puspalad, Cakung Barat (lanjutan), Embung Jalan Mesjid 3 (Embung Bau Bangkong), Cipayung (lanjutan) dan RTH Kampung Dukuh, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati (lanjutan).

Lalu, Embung Pekayon, Pasar Rebo (lanjutan), Waduk Jalan Kaja II, Embung Pemuda dan Embung SD 01 Pesanggrahan. Hingga kini sebanyak 147 waduk, situ, embung dan empang telah terbangun di wilayah DKI Jakarta.(JR)

Penulis : il

Berita Terkait

Dishub DKI bersama Satpol PP Didesak Tertibkan Parkir liar di Minimarket
PKB-PPP Berkoalisi pada Pilkada 2024
Kalangan DPRD DKI Dukung Pembatasan Kendaraan Pribadi
Kejagung Sita Perusahaan Timah Kasus Suami Sandra Dewi
Pemprov DKI akan Tambah Kuota Mudik Gratis
144 Petugas Gabungan Tangani Luapan Air Kali Baru Hek
Pemprov DKI Didesak Tertibkan Parkir Liar di Kawasan Perbelanjaan Tanah Abang
Serikat Driver Ojol Tuntut THR
Berita ini 0 kali dibaca
Belum rampungnya pembangunan Waduk Kamal di Jakarta Barat guna mengatasi banjir di wilayah tersebut, selama ini lantaran terkendala pembebasan lahan. “Terkait Jakbar, kita ada program membangun Waduk Kamal, tapi ada beberapa catatan yang pembebasan lahannya belum selesai akhirnya anggarannya tak terealisasikan itu tahun 2022,” kata Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:52 WIB

Aksi 3 Siswi SMA Rampok Rumah di Bogor, Gasak Uang Rp 13,8 Juta

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:41 WIB

Terjaring Razia di Bogor, Sejumlah Bus Kena Tilang karena KIR Mati

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:34 WIB

Congkel Pintu Warung, Maling di Bogor Gasak Dagangan 3 Karung

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:19 WIB

Polisi Tangkap Pria Bogor Usai Aniaya Wanita gegara Utang

Senin, 13 Mei 2024 - 10:26 WIB

Gagal Curi Motor Wisatawan Asal Tangerang, Maling Diamuk Massa di Ciawi

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:20 WIB

Tragis, Pemotor Tewas Setelah Mengalami Kecelakaan Lalu di Tabrak Lagi Pemotor Lain

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:06 WIB

Viral! Seorang Pelajar Mengalami Pelecehan Seksual

Selasa, 7 Mei 2024 - 09:51 WIB

Pembunuhan Kakak Tiri di Medan Serahkan Diri ke Polres Bogor

Berita Terbaru

Kriminal

Congkel Pintu Warung, Maling di Bogor Gasak Dagangan 3 Karung

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:34 WIB