DPR: Usut Tuntas, Eks Dirut PT Taspen Dicekal Dana Pensiun PNS Dikorup?

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2024 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Nasib dana pensiun jutaan PNS ada di tangan KPK. Saya yakin KPK akan membongkar kasus ini tanpa pandang bulu,”

JAKARTA | Bogorraya.co

Anggota Komisi VI DPR dari fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka mendesak KPK mengusut tuntas dugaan korupsi di PT Taspen. Selamatkan uang pensiunan dari jutaan PNS.

“Berulangkali dalam rapat Komisi VI DPR, saya selaku anggota mempertanyakan keamanan dana peserta PT Taspen. Jawabannya selalu sama, aman, aman dan aman. Saya pertanyakan karena ada indikasi kuat permainan kotor dari potongan gaji pekerja negara yang dikelola Taspen,” tutur Rieke Pitaloka di Jakarta, dikutip Selasa (19/03).

Rieke melanjutkan, pentingnya mencegah kejadian serupa dengan kasus yang melanda PT. ASABRI dan PT. JIWASRAYA agar tidak menimpa PT. TASPEN. Dirinya menekankan tabungan dan pensiun yang dikelola oleh PT. TASPEN berasal dari potongan gaji PNS, bukan dari APBN.

“Uang ratusan triliun yang terakumulasi di PT. TASPEN adalah potongan gaji para pekerja yang bekerja pada negara, bukan uang gratisan dari negara. Nasib dana pensiun jutaan PNS ada di tangan KPK. Saya yakin KPK akan membongkar kasus ini tanpa pandang bulu,” kata Rieke yang dikenal sebagai pemeran Oneng dalam miniseri Bajaj Bajuri itu.

Baca Juga :  Mandat Golkar, Formulir PDIP Bobby Maju di Pilkada Sumatera Utara

Dalam penyelidikan dugaan korupsi Taspen, Rieke mengapresiasi upaya dari mantan istri Dirut Taspen yakni Rina Lauwy, beserta pengacaranya, yang gigih memperjuangkan mengungkap kasus tersebut.

Rieke juga memberikan apresiasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedang melakukan penyelidikan terhadap indikasi investasi fiktif dana potongan gaji PNS di Taspen oleh terduga Dirut Taspen, ANZ Kosasih. “Nasib dana pensiun jutaan PNS ada di tangan KPK. Saya yakin KPK akan membongkar kasus ini tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil saksi untuk mendalami dugaan korupsi investasi fiktif di PT Taspen (Persero). Pemeriksaan juga dibutuhkan untuk mendalami hasil penggeledahan.

Baca Juga :  Ganjar Sebut ada Anomali Suara di PDIP

“Setelah penggeledahan tentu analisis dan penyitaan temuan penggeledahan tersebut disita sebagai barang bukti. Dan berikutnya akan dikonfirmasi kepada sejumlah saksi,” ujar juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri, dikutip Selasa (19/3)
Meski begitu, Ali Fikri enggan berbicara lebih rinci soal identitas saksi yang akan dipanggil. Informasi lanjutan akan dijadwal yang sudah ditentukan. “Pemanggilan saksi segera dilakukan dan perkembangan akan disampaikan,” ucap Ali.

KPK telah melakukan penggeledahan sejumlah tempat untuk mendalami kasus ini. Satu diantaranya, kantor PT Taspen (Persero), dan sebuah perusahaan swasta di SCBD, Jakarta Selatan.

KPK juga sudah mencekal dua orang dalam kasus ini. Mereka adalah Direktur Utama nonaktif PT Taspen (Persero) Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, dan Direktur Utama PT Insight Investments Management Ekiawan Heri Primaryanto. Kasus ini berawal dari laporan masyarakat. (jr)

Penulis : il

Berita Terkait

Paket Staycation Hemat “aMAYzing Room Package” hadir di Hotel Santika Premiere Bintaro
Bersama Radar Banten, Koran TR Terbaik Regional Jawa
Pj Gubernur Al Muktabar Tegaskan, Pemprov Banten Akan Terus Perkuat Permodalan Bank Banten
Indonesia Ikut Internasional Hannover Messe 2024
Kenaikan Harga Bawang Bisa Picu Inflasi
Hotel Santika Premiere Bintaro Rilis Menu Spesial Kenikmatan Kuliner di Bulan yang Fitri
Apple Diminta Bikin Pabrik iPhone di Indonesia
Bank Banten: Penurunan Harga Saham Tak Pengaruhi Bisnis dan Layanan
Berita ini 0 kali dibaca
Anggota Komisi VI DPR dari fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka mendesak KPK mengusut tuntas dugaan korupsi di PT Taspen. Selamatkan uang pensiunan dari jutaan PNS. "Berulangkali dalam rapat Komisi VI DPR, saya selaku anggota mempertanyakan keamanan dana peserta PT Taspen. Jawabannya selalu sama, aman, aman dan aman. Saya pertanyakan karena ada indikasi kuat permainan kotor dari potongan gaji pekerja negara yang dikelola Taspen," tutur Rieke Pitaloka di Jakarta, dikutip Selasa (19/03).

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:52 WIB

Aksi 3 Siswi SMA Rampok Rumah di Bogor, Gasak Uang Rp 13,8 Juta

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:41 WIB

Terjaring Razia di Bogor, Sejumlah Bus Kena Tilang karena KIR Mati

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:34 WIB

Congkel Pintu Warung, Maling di Bogor Gasak Dagangan 3 Karung

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:19 WIB

Polisi Tangkap Pria Bogor Usai Aniaya Wanita gegara Utang

Senin, 13 Mei 2024 - 10:26 WIB

Gagal Curi Motor Wisatawan Asal Tangerang, Maling Diamuk Massa di Ciawi

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:20 WIB

Tragis, Pemotor Tewas Setelah Mengalami Kecelakaan Lalu di Tabrak Lagi Pemotor Lain

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:06 WIB

Viral! Seorang Pelajar Mengalami Pelecehan Seksual

Selasa, 7 Mei 2024 - 09:51 WIB

Pembunuhan Kakak Tiri di Medan Serahkan Diri ke Polres Bogor

Berita Terbaru

Kriminal

Congkel Pintu Warung, Maling di Bogor Gasak Dagangan 3 Karung

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:34 WIB