DOR!! Pembacok Simpatisan Parpol di Cianjur di Hadiahi Timah Panas

- Jurnalis

Jumat, 9 Februari 2024 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi (ist)

ilustrasi (ist)

BANDUNG | Bogorraya.co

Polisi berhasil menangkap lima anggota geng motor yang terlibat dalam pembacokan terhadap seorang koordinator desa (Kordes) salah satu partai politik di Cianjur, Jawa Barat. Dua dari para pelaku bahkan dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki setelah mencoba melarikan diri dan melawan saat akan ditangkap. Meskipun demikian, polisi menegaskan bahwa aksi pembacokan tersebut tidak terkait dengan motif politik, melainkan dipicu oleh dendam antar kelompok geng motor.

Kapolres Cianjur, AKBP Aszhari Kurniawan, menjelaskan bahwa insiden pembacokan terjadi pada Minggu (4/2/2024) malam, ketika korban berinisial AR (37) sedang dalam perjalanan pulang. Para pelaku mendatangi korban tanpa berkata-kata dan langsung menyerangnya dengan golok, menyebabkan luka parah di kepala korban. “Para pelaku melakukan kekerasan yang sangat keji, menyebabkan korban mengalami luka parah dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ujar Kurniawan pada Jumat (9/2/2024).

Baca Juga :  RSUD Besar di Jakarta telah Tersedia 'Cath Lab'

Lebih lanjut, Kurniawan menyatakan bahwa para pelaku berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya. Namun, dua di antara mereka, yakni S dan A, mencoba melarikan diri dan melawan petugas sehingga terpaksa ditembak di bagian kaki. “Kami melakukan tindakan tegas namun terukur terhadap dua pelaku yang berusaha melarikan diri,” kata Kurniawan.

Kurniawan menjelaskan bahwa total ada lima pelaku yang berhasil diamankan, yakni S, Ob, L, A, dan Dk. Namun, satu pelaku lainnya masih dalam pencarian. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa motif pembacokan tersebut bukanlah karena alasan politik, melainkan karena adanya dendam pribadi antara pelaku dan korban yang sama-sama merupakan anggota geng motor.

“Informasi yang kami dapatkan menunjukkan bahwa korban adalah seorang kordes. Namun, kaitan korban dengan partai politik masih harus kami pastikan, karena keluarga korban belum menunjukkan bukti bahwa korban adalah kordes atau simpatisan partai politik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Penemuan Bayi Perempuan Dibuang ke Tempat Sampah di Kemang Bogor

“Dari hasil penyelidikan, kami dapat menyimpulkan bahwa tindakan kekerasan ini bukan bermotif politik, melainkan merupakan akibat dari dendam pribadi. Korban dan pelaku keduanya merupakan anggota geng motor yang memiliki konflik pribadi, di mana pelaku melakukan pembacokan sebagai balasan terhadap kekerasan yang pernah dialami oleh salah satu anggotanya,” tambahnya.

Kelima pelaku dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 9 tahun atas perbuatannya. Salah seorang pelaku, S, mengakui bahwa dia melakukan pembacokan karena merasa kesal melihat temannya mengalami kekerasan oleh anggota geng motor lain. “Saya marah melihat teman saya dianiaya, sehingga saya langsung mencari anggota geng motor lainnya. Ketika bertemu dengan korban, saya langsung melakukan pembacokan,” ujarnya.(il/BDR)

Penulis : il

Berita Terkait

Pabrik Pengoplos Gas Elpiji 3 Kg Kembali Ditemukan di Bogor, Dalangnya Diburu Polisi
Aksi 3 Siswi SMA Rampok Rumah di Bogor, Gasak Uang Rp 13,8 Juta
Terjaring Razia di Bogor, Sejumlah Bus Kena Tilang karena KIR Mati
Congkel Pintu Warung, Maling di Bogor Gasak Dagangan 3 Karung
Melawan Saat Ditangkap, Pembacok Mahasiswa di Bogor Ditembak di Kaki
Polisi Tangkap Pria Bogor Usai Aniaya Wanita gegara Utang
Gagal Curi Motor Wisatawan Asal Tangerang, Maling Diamuk Massa di Ciawi
Tragis, Pemotor Tewas Setelah Mengalami Kecelakaan Lalu di Tabrak Lagi Pemotor Lain
Berita ini 2 kali dibaca
Polisi berhasil menangkap lima anggota geng motor yang terlibat dalam pembacokan terhadap seorang koordinator desa (Kordes) salah satu partai politik di Cianjur, Jawa Barat. Dua dari para pelaku bahkan dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki setelah mencoba melarikan diri dan melawan saat akan ditangkap. Meskipun demikian, polisi menegaskan bahwa aksi pembacokan tersebut tidak terkait dengan motif politik, melainkan dipicu oleh dendam antar kelompok geng motor.

Berita Terkait

Kamis, 30 Mei 2024 - 15:05 WIB

Pabrik Pengoplos Gas Elpiji 3 Kg Kembali Ditemukan di Bogor, Dalangnya Diburu Polisi

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:52 WIB

Aksi 3 Siswi SMA Rampok Rumah di Bogor, Gasak Uang Rp 13,8 Juta

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:41 WIB

Terjaring Razia di Bogor, Sejumlah Bus Kena Tilang karena KIR Mati

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:34 WIB

Congkel Pintu Warung, Maling di Bogor Gasak Dagangan 3 Karung

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:28 WIB

Melawan Saat Ditangkap, Pembacok Mahasiswa di Bogor Ditembak di Kaki

Berita Terbaru