Bawaslu Jakbar Rekomendasikan Penertiban APK kepada Satpol PP

- Jurnalis

Jumat, 19 Januari 2024 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption Alat peraga kampanye (APK) pemilu 2024 yang terpasang di pembatas jalur sepeda (stick cone) di kawasan Menteng.(ist)

Caption Alat peraga kampanye (APK) pemilu 2024 yang terpasang di pembatas jalur sepeda (stick cone) di kawasan Menteng.(ist)

JAKARTA | Bogorraya.co

Menyusul imbauan kepada partai politik (parpol) di Jakarta Barat untuk menurunkan secara mandiri sejak Senin (15/1), Bawaslu Jakarta Barat melayangkan surat rekomendasi penertiban alat peraga kampanye (APK) kepada Satpol PP Jakbar.

“Kalau imbauan sih sudah sejak tiga hari lalu, tapi enggak tau surat sudah diterima atau belum. Karena (beberapa waktu) pada saat itu kita kasih, kita enggak ketemu petugas parpol,” kata Koordinator Divisi Pencegahan dan Pengawasan Humas dan Hubungan antara Lembaga Bawaslu Jakbar, Abdul Roup saat dihubungi di Jakarta kemarin.

Roup juga mengatakan, sebagian besar parpol tidak merespons imbauan yang diberikan secara mandiri selama tiga hari terakhir, namun satu parpol, yakni PSI yang melaksanakannya di beberapa titik.

Baca Juga :  PKB Sodorkan Ida Fauziyah dan Hasbiallah Ilyas di Pilkada DKI

“Ada, ada (parpol yang menurunkan APK secara mandiri). PSI menurunkan dan mengundang kita beserta Kesbangpol,” kata Roup.

Roup mengatakan bahwa jika tidak ada kendala, penertiban akan dilakukan besok, Jumat (19/1).

“Ya bahkan infonya kalau tidak ada kendala, kita juga sudah melayangkan surat rekomendasi ke Satpol PP untuk penertiban. Kemungkinan hari ini sudah diberikan suratnya. Dan infonya besok katanya ada rencana penertiban gitu di Jakbar,” ucap Roup.

Penertiban yang dilakukan besok dilakukan serentak di seluruh wilayah Jakbar.

“Serentak se-Jakbar, tapi kita belum tahu nanti titiknya di mana. Dan itu kalau tidak ada perubahan ya,” kata Roup.

Baca Juga :  Terlibat Bentrok di Sawah Besar 18 Pemuda Ditangkap Polres Jakpus

Lebih lanjut, Roup mengungkapkan bahwa prioritas penertiban APK adalah yang membahayakan pengguna jalan.

“Ya terutama baliho, spanduk, bendera-bendera yang membahayakan pengguna jalan,” pungkas Roup.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat menyatakan siap untuk menerjunkan Satpol PP mulai dari tingkat kota hingga kelurahan untuk membantu Bawaslu menertibkan APK.

“Kami dari pemkot akan membantu memfasilitasi, mungkin Satpol PP juga tenaga terbatas. Kalau perlu dukungan, mungkin dari teman-teman di kelurahan. Kan di kelurahan ada Satpol PP, kita perbantukan ke sini,” kata Uus.(JR)

Penulis : il

Berita Terkait

Dihadapan Timses Cibodas, Bakal Calon Walikota Tangerang Helmy Halim Siap Layani Publik
Pilkada Kota Tangerang : Helmy Halim Incer PKS
Masuk Rekomendasi PKB jadi Bakal Calon Wali Kota Bogor, Begini Kata Dokter Rayendra
Ingin Bersama PKB, Helmy Halim Optimis Direkom
Helmy Halim: PSI Kota Tangerang “Spektakuler”, Resmi Mendaftar ke “Partainya” Kaesang
Potensi Konflik Horizontal di Pilkada Bogor, Bawaslu: Kerawanan Lebih Tinggi dari Pemilu
KPU: Membutuhkan 252.814 KTP Untuk Pemilihan Bakal Calon Bupati Bogor Jalur Independen
Dedie Rachim Daftar Cawalkot Kota Bogor
Berita ini 2 kali dibaca
Menyusul imbauan kepada partai politik (parpol) di Jakarta Barat untuk menurunkan secara mandiri sejak Senin (15/1), Bawaslu Jakarta Barat melayangkan surat rekomendasi penertiban alat peraga kampanye (APK) kepada Satpol PP Jakbar.

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 09:54 WIB

Dihadapan Timses Cibodas, Bakal Calon Walikota Tangerang Helmy Halim Siap Layani Publik

Kamis, 30 Mei 2024 - 15:02 WIB

Masuk Rekomendasi PKB jadi Bakal Calon Wali Kota Bogor, Begini Kata Dokter Rayendra

Jumat, 24 Mei 2024 - 22:24 WIB

Ingin Bersama PKB, Helmy Halim Optimis Direkom

Selasa, 21 Mei 2024 - 12:43 WIB

Helmy Halim: PSI Kota Tangerang “Spektakuler”, Resmi Mendaftar ke “Partainya” Kaesang

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:47 WIB

Potensi Konflik Horizontal di Pilkada Bogor, Bawaslu: Kerawanan Lebih Tinggi dari Pemilu

Berita Terbaru