Aksi Demo Sopir Truk Tambang di Parung Panjang Berimbas Kemacetan

- Jurnalis

Jumat, 15 Maret 2024 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

truk tambang saat demo (istimewa)

truk tambang saat demo (istimewa)

BOGOR | Bogorraya.co

Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, memberikan tanggapan terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para sopir truk tambang terkait pemberlakuan jam operasional siang hari. Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung di depan kantor Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (13/3/2024) tengah malam. Para sopir truk tambang memarkirkan truk-truk mereka di tengah jalan, menyebabkan kemacetan parah hingga keesokan paginya.

Asmawa menjawab tuntutan tersebut dengan mengundang asosiasi transporter truk tambang untuk berdiskusi pada Kamis sore. Dalam pertemuan tersebut, ia dan Dinas Perhubungan (Dishub) menjelaskan alasan di balik pencabutan uji coba operasional truk tambang tanpa muatan pada siang hari. “Hasil evaluasi di lapangan selama pelaksanaan uji coba menunjukkan bahwa Perbup 56 Tahun 2023 yang sudah ditetapkan terus dijalankan,” jelas Asmawa.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Raih Gelar Juara AFC E-Asian Cup 2024

Perbup Bupati Nomor 56 Tahun 2023 mengatur bahwa angkutan tambang hanya diperbolehkan melintas di jam 22.00-05.00 WIB. Hal ini disebabkan karena risiko kecelakaan lebih tinggi ketika truk kosong tetap diizinkan beroperasi di luar jam operasional yang telah ditetapkan. “Yang paling penting kemudian adalah penegakan hukumnya,” tambahnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, menambahkan bahwa Pj Bupati berusaha memediasi aksi unjuk rasa yang menyebabkan kemacetan. “Bupati dalam hal ini mencoba memediasi dan akhirnya yang kemarin dibilang lumpuh itu (macet) intinya sudah terurai,” jelas Dadang.

Transporter yang mengikuti audiensi tersebut juga berkomitmen untuk tidak melakukan aksi demo yang menyebabkan kemacetan. “Bupati juga menitipkan jangan sampai mengganggu lagi dan ini mungkin yang terakhir,” ungkap Dadang. “Kalau ada apa-apa lagi, harus didiskusikan, jangan langsung seperti ini lagi (blokade jalan) karena itu hal yang kurang bagus karena merugikan semua warga,” tambahnya.

Baca Juga :  Pasca Menghina Petugas PPSU Lurah Ancol Sampaikan Permohonan Maaf

Melalui audiensi tersebut, Bupati memerintahkan untuk menerapkan sanksi jika sopir truk kembali melanggar. “Sanksi ke depannya itu harus, jadi kalau melanggar lagi harus ada sanksi tegas. Penindakan lah. Intinya mah terakhir berharap kalau ada masalah dengan aturan, ya penindakan yang akan dilaksanakan,” jelas Dadang usai pertemuan diskusi atau audiensi dengan sopir truk.(il/BGR)

Penulis : il

Berita Terkait

Potensi Konflik Horizontal di Pilkada Bogor, Bawaslu: Kerawanan Lebih Tinggi dari Pemilu
Pemkot Bogor Imbau Sekolah Tunda Study Tour Buntut Kecelakaan Maut di Subang
Sistem Zonasi PPDB Tahun 2024 Bakal Diperketat
AHY akan Tertibkan Bangli di Puncak Bogor
Anggaran Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Capai Rp 22,2 Miliar
Pemerintah Lanjutkan Bantuan Pangan?
PSN di PIK 2 & BSD Tak Pakai APBN
Prabowo-Jokowi Pecah Kongsi?
Berita ini 2 kali dibaca
Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, memberikan tanggapan terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para sopir truk tambang terkait pemberlakuan jam operasional siang hari. Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung di depan kantor Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (13/3/2024) tengah malam. Para sopir truk tambang memarkirkan truk-truk mereka di tengah jalan, menyebabkan kemacetan parah hingga keesokan paginya.

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:52 WIB

Aksi 3 Siswi SMA Rampok Rumah di Bogor, Gasak Uang Rp 13,8 Juta

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:41 WIB

Terjaring Razia di Bogor, Sejumlah Bus Kena Tilang karena KIR Mati

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:34 WIB

Congkel Pintu Warung, Maling di Bogor Gasak Dagangan 3 Karung

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:19 WIB

Polisi Tangkap Pria Bogor Usai Aniaya Wanita gegara Utang

Senin, 13 Mei 2024 - 10:26 WIB

Gagal Curi Motor Wisatawan Asal Tangerang, Maling Diamuk Massa di Ciawi

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:20 WIB

Tragis, Pemotor Tewas Setelah Mengalami Kecelakaan Lalu di Tabrak Lagi Pemotor Lain

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:06 WIB

Viral! Seorang Pelajar Mengalami Pelecehan Seksual

Selasa, 7 Mei 2024 - 09:51 WIB

Pembunuhan Kakak Tiri di Medan Serahkan Diri ke Polres Bogor

Berita Terbaru

Kriminal

Congkel Pintu Warung, Maling di Bogor Gasak Dagangan 3 Karung

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:34 WIB